Techtimes Indonesia – Pernah merasa sulit untuk memulai sesuatu yang baru? Atau, merasa terjebak dalam rutinitas yang itu-itu saja? Jika iya, kamu mungkin sedang mengalami inersia.
Dalam ilmu Fisika, inersia adalah konsep fundamental yang dijelaskan dalam Hukum Pertama Newton, juga dikenal sebagai Hukum Inersia. Hukum ini menyatakan bahwa:
Setiap benda akan tetap berada dalam keadaan diam, atau bergerak lurus beraturan, kecuali jika dipaksa untuk mengubah keadaan itu oleh gaya-gaya yang bekerja padanya.
Hukum Pertama Newton
Sederhananya, benda yang diam akan cenderung tetap diam, dan benda yang bergerak akan cenderung tetap bergerak dengan kecepatan konstan dalam garis lurus, kecuali ada gaya luar yang mempengaruhinya.
Salah satu contoh Hukum Newton 1 Ketika penumpang berada di dalam bus yang melaju dan tiba-tiba bus tersebut mengerem, ini membuat tubuh penumpang cenderung akan terdorong ke depan dan kembali ke belakang setelah bus berhenti.
Hal tersebut dikarenakan tubuh sedang mempertahankan posisinya. Peristiwa tersebut yang pada akhirnya memunculkan ide teknologi sabuk pengaman yang dipasang di kendaraan bermotor, khususnya mobil. Sabuk adalah teknologi melawan inersia.

Inersia: Sang Pembunuh Senyap Pertumbuhan Pribadi
Prinsip yang sama juga berlaku dalam self-improvement. Inersia adalah kecenderungan untuk tetap berada dalam keadaan yang sama, meskipun kamu tahu ada potensi yang lebih besar dalam dirimu.
Seperti benda yang sulit digerakkan dari keadaan diamnya, kita pun sering kali sulit untuk keluar dari zona nyaman dan memulai perubahan.
Ketika kamu menjadi puas diri dan tidak peduli dengan apa yang terjadi dalam hidupmu, kamu membiarkan inersia mengambil alih, dan kamu menjadi stagnan.
Dunia terus bergerak maju, dengan atau tanpa partisipasi aktifmu, dan kamu pun akan tertinggal.
Dalam konteks self-improvement, inersia bisa menjadi penghalang besar untuk mencapai tujuanmu.
Dalam artikel ini, kita akan membahas bagaimana inersia dapat menjadi pembunuh bagi pertumbuhan pribadi dan bagaimana kamu dapat melawannya untuk mengambil kembali kendali atas hidupmu.
Yuk, simak cara ampuh mengatasi inersia dan meraih self-improvement impianmu!
1. Kenali dan Pahami Inersia yang Kamu Alami
Langkah pertama untuk mengatasi inersia adalah dengan mengenalinya. Refleksi diri adalah alat penting lainnya untuk melawan inersia.
Coba identifikasi area mana dalam hidupmu yang terasa stagnan?
Apakah itu karier, hubungan, atau kebiasaan sehari-hari? Setelah itu, pahami mengapa kamu merasa sulit untuk berubah.
Apakah itu karena takut gagal, kurang percaya diri, atau hanya sekadar malas? Dengan memahami akar masalahnya, kamu akan lebih mudah menemukan solusi yang tepat.